Langsung ke konten utama

Get To Know HelpNona




Who We Are
HelpNona adalah inisiatif sosial yang berdiri sejak Oktober 2015 dan bertujuan untuk membangun ruang diskusi pada isu  kekerasan oleh pasangan dan dukungan serta ruang aman bagi penyintas kekerasan oleh pasangan. 

Goal utama HelpNona adalah membangun awareness tentang bentuk relasi romantis yang bebas kekerasan. #HelpNona percaya bahwa setiap individu, utamanya perempuan yang kerap memiliki kerentanan dalam mengalami kekerasan, punya suara yang beragam untuk menuturkan suaranya. Oleh karenanya melalui #HelpNona, kami mencoba untuk mewujudkan safe space dalam mendiskusikan isu intimate partner violence baik melalui ranah online maupun offline. Karena pada siapapun, bentuk kekerasan tidak dapat dibenarkan. 

Mari bersama berbagi daya, menjadi katalis perubahan bagi lingkungan sekitar. Yuk, say no to intimate partner violence. #CintaBukanLuka adalah kampanye yang ingin kami sampaikan kepada lebih banyak pihak.


​What We Do
HelpNona terwujud berkat sistem kerelawanan, di mana para individu diberikan ruang untuk saling menginspirasi teman-teman lainnya. HelpNona percaya bahwa setiap individu memiliki daya untuk melakukan self-help terhadap ragam pengalaman yang dialaminya, dengan berbagai cara yang tentu tak seragam. ​Sebaliknya, HelpNona juga percaya bahwa setiap individu memiliki potensi untuk menjadi support system bagi individu lainnya. Membangun sistem dukungan bagi isu kekerasan oleh pasangan adalah core utama kerja-kerja HelpNona.

Oh iya, HelpNona juga menerapkan sistem kerjasama dengan pakar dan komunitas dalam melaksanakan kegiatannya, seperti menyusun artikel hasil diskusi dengan Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan atau Komnas Perempuan, YLBH APIK Jakarta , SOS Safety Community, CeweQuat Community, Girls in Tech Indonesia, Cinta Setara, Alpas.id, Sahabat Bicara, ID Volunteering Hub, Ini Ruang Perempuan, Akara Perempuan, Ibunda.id, Sehatmental.id, dan beberapa komunitas lainnya. Tak ketinggalan, HelpNona juga bekerjasama dengan beberapa expert seperti pengacara, dokter, dan psikolog dalam menyusun info kit dan berdiskusi kasus.


Coverage
Kegiatan HelpNona di antaranya pernah didokumentasikan oleh Tabloid Nova, Jawa Pos, The Jakarta Post, Kompas Muda, Koran Sindo, Berita satu TV, DAAI TV, Akurat.co, Tech in Asia, Dream.co.id, Fimela.com,  Girls in Tech Indonesia, Magdalene, dan Rubik Okezone.

Disclaimer
Mohon diketahui bahwa HelpNona bukanlah lembaga layanan, sehingga kami tidak dapat menangani secara langsung kasus kekerasan yang Anda alami. Kami membuka kesempatan diskusi kasus bagi penyintas kekerasan oleh pasangan secara online dan cuma-cuma via email askhelpnona@gmail.com dan DM Instagram @HelpNona , namun diskusi tersebut tidak dapat menggantikan konsultasi oleh layanan profesional, seperti pendamping hukum, psikolog, atau mediator. HelpNona hanya akan memberikan info kit dan informasi lembaga layanan pada penyintas sebagai pertolongan pertama pada kasus yang dialami penyintas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa Itu Relasi Sehat ?

Kira-kira apakah  hubungan  yang sehat itu?



HelpNona mendapat kesempatan untuk berdiskusi tentang relasi sehat dengan CeweQuat, sebuah women’s mentorship & network program through community. Usut punya usut, ternyata relasi sehat diartikan sebagai hubungan yang menghormati privacy dan kebutuhan berkembangnya individu masing-masing. Lebih lanjut menurut CeweQuat, privasi itu tidak hanya sekedar area intim pasangan, tetapi juga hal-hal yang seharusnya tetap menjadi privasi seseorang, seperti password email, pin ATM, password social media, dan bahkan kebutuhan bersosialisasi masing-masing pihak, serta keinginan pasangan untuk maju dan berkembang.
Bicara lebih lanjut mengenai healthy relationship, CeweQuat juga percaya bahwa hubungan yang sehat akan membawa kedua belah pihaknya hidup progresif dan bisa bersikap suportif. Kalau sudah begitu, untuk menjalin hubungan  yang sehat, kita harus punya kualitas dalam diri yang seperti ini nih: ​ Mengenal diriMenghargai kebutuhan aktualisasi di…

Mengakses Layanan Kesehatan Reproduksi

.
Banyak hal dapat terjadi ketika terjebak dalam hubungan nggak sehat, dan salah satunya adalah kekerasan seksual. Dalam CATAHU 2018 milik Komnas Perempuan, seperti tahun 2017, kekerasan yang terjadi di ranah personal mencatat kasus paling tinggi. Ranah personal berarti pelaku adalah orang yang memiliki hubungan darah (contoh: ayah, kakak, paman), kekerabatan, perkawinan (suami), maupun relasi intim (pernikahan, pacaran) dengan korban.



Di ranah ini, dua persentase tertinggi adalah kekerasan fisik 41% (3.982 kasus), diikuti kekerasan seksual 31% (2.979 kasus). Hal yang lebih memprihatinkan, pelaku kekerasan seksual tertinggi di ranah personal adalah pacar, sebanyak 1.528 orang. Angka ini jelas sangat besar jika dibandingkan pelaku yang menempati posisi kedua, yaitu ayah kandung, sebanyak 425 orang.
Kekerasan seksual nggak hanya berupa pemerkosaan, namun bisa terjadi dalam berbagai bentuk. Seperti disebutkan oleh Young Adult Abuse Prevention Program (YAAPP), di antaranya adalah memaksa…

Welcome to HelpNona!

Apa Itu Kekerasan oleh Pasangan?

Bentuk Kekerasan oleh Pasangan 1. Kekerasan Fisik

2. Kekerasan Psikis

3. Kekerasan Ekonomi

4. Kekerasan Seksual

Kekerasan Juga Bisa Terjadi di Ranah Online, Lho!

Tahu Apa Itu Revenge Porn?






Berikut Adalah Penyebab Seseorang Melakukan Kekerasan

Sementara Berikut Ini Adalah Dampak Kekerasan oleh Pasangan Secara Fisik dan Psikis


<