Langsung ke konten utama

Informasi Lembaga Layanan: Jika Kamu Mengalami Kekerasan dalam Relasi Romantis


Apa yang harus saya lakukan jika mengalaminya?

Hal pertama yang harus kita sadari adalah bahwa kita tidak bersalah. Kekerasan yang terjadi padamu adalah murni kesalahan pelaku. Selanjutnya kamu bisa bercerita pada orang yang dipercaya, seperti keluarga, kawan, atau LSM/NGO/WCC/Komunitas terkait.

Pahamilah bahwa sesungguhnya kamu dapat mengakses bentuk layanan sebagai berikut:

1. Mendokumentasikan dan Melaporkan
Jangan malu dan jangan ragu untuk mendokumentasikan kejadian juga bukti kekerasan yang kamu punya ke Unit Pelayanan Perempuan & Anak (UPPA) di Polda atau Polres terdekat.

2. Layanan Psikologi

Layanan berupa pendampingan dan konseling dapat memberikan kenyamanan bagi korban untuk menyampaikan masalahnya. Jika kamu menjadi korban dan merasa membutuhkan layanan seperti ini, jangan ragu untuk mencari informasi tentang layanan seperti ini yang terdekat denganmu.

3. Layanan Pendampingan Hukum

Layanan ini akan membantu korban untuk hal yang berkaitan dengan materi hukum yang berlaku dan tata cara peradilan yang ada di Indonesia. Layanannya juga termasuk cakupan dukungan litigasi dan nonlitigasi.

4. Layanan Medis

Layanan medis dapat memberikan perawatan fisik dan pengobatan atau penyembuhan luka fisik yang disebabkan oleh tindak kekerasan. Selain itu juga memberikan rekam medis seperti Visum et Repertum yang dapat dijadikan bukti di pengadilan, misalnya saja di RSUD terdekat.

5. Layanan Rumah Aman
Layanan rumah aman dapat mencakup pelatihan keterampilan, konseling, dan kegiatan lainnya yang bisa memulihkan korban.

6. Layanan Terpadu

Layanan yang diberikan kepada perempuan korban kekerasan yang memadukan multidisiplin ilmu dan menggunakan pendekatan yang holistik. Biasanya mencakup layanan hukum, medis, dan psikologis.

 P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak)

7. Layanan Digital Security
Layanan yang diberikan untuk berdiskusi tentang keamanan digital, khususnya untuk korban yang mengalami kasus-kasus Cyber Crime.

8. Layanan Kesehatan Reproduksi

Layanan yang berfokus pada isu kesehatan reproduksi, termasuk namun tidak terbatas pada isu kehamilan tidak diinginkan, penyakit menular seksual, dsb.

Berikut adalah informasi lembaga layanan yang bisa kamu akses sesuai kebutuhan pengalaman kekerasan dalam relasi romantis yang tengah kamu alami. Semoga berguna ya!

1. Unit Pengaduan Rujukan
Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan)
​(Kasus Kekerasan Berbasis Gender, memiliki jejaring di seluruh Indonesia. Dengan melakukan pengaduan, Komnas Perempuan dapat merujuk kasus ke lembaga layanan sesuai kebutuhan di seluru Indonesia )

Alamat: JL. Latuharhary No.4B, Menteng, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10310
(021) 3903963

2. Yayasan PULIH        
(Layanan Psikologi Langsung)
Telp: (021) 7823021/(021-78842580) / 08118436633
Email : pulih@pulih.or.id / pulihfoundation@gmail.com
(Untuk Layanan Konseling Online)
Email: pulihcounseling@gmail.com dengan subjek ‘pulihcounseling’ isi email Nama/inisial, usia, jenis kelamin, isi cerita, keluhan/curhatan yg mau diceritkn.
Website: http://yayasanpulih.org/konsultasi-online/
Instagram: https://www.instagram.com/yayasanpulih

4. Pijar Psikologi 
(Konseling online)
Website: https://pijarpsikologi.org/konsulgratis/
Instagram: https://www.instagram.com/pijarpsikologi

5. Ibunda.id
( Konsultasi online berbasis psikologi, dengan fokus kepada topik masalah diri, percintaan, pertemanan dan keluarga)

Website: bit.ly/e-counselingibunda
Official Account Line: add @ibunda
Instagram: https://www.instagram.com/ibunda.id

6. SehatMental.id
(Peer Counseling – Konseling Online by Sehatmental.id)
Official Account Line: add @konseling.online
https://line.me/R/ti/p/%40konseling.online
Website: https://yuksharing.id/
Instagram: https://www.instagram.com/sehatmental.id

7. Cinta Setara:
(Layanan Konseling Online)

Layanan curhat online:
- Email info.cintasetara@gmail.com
- DM Instagram @CintaSetara
(Direspon sesuai tema yang ditentukan)
Instagram: https://www.instagram.com/cintasetara

8. ALPAS
(Layanan Konseling Online)
Layanan Curhat Alpas dengan peer counselor dapat dilakukan melalui LINE Official Account: @curhatalpas
Website: www.alpas.id
Instagram: https://www.instagram.com/alpas.id

9. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum APIK Jakarta 
(Layanan Bantuan Hukum)
Alamat : Jl. Raya Tengah No.31 Rt. 01/09, Kramat Jati,Jaktim 13540
(021) 87797289
Hotline : 081388822669
Email : pengaduanLBHAPIK@gmail.com
Instagram: https://www.instagram.com/lbhapik.jakarta

10. Procare Clinic PKBI DKI Jakarta 
(Layanan kesehatan reproduksi)
Alamat : Jl. Pisangan Baru No.2a, Kel.Pisangan Baru, Kec.Matraman, Jakarta Timur
Telp: (021) 8566535 / (021) 85909885
Email : procareclinic.pkbi@yahoo.com

11.Rifka Annisa Yogyakarta
(Women crisis centre/ Konseling Pelaku)
Phone:(0274) 553333
Hotline:(0274) 9811050
Instagram: https://www.instagram.com/rifkaannisa_wcc

12. Lentera Indonesia @LenteraID
(Support group for sexual violence survivors)
lenteraid(at)gmail(dot)com
Twitter : @LenteraID
Instagram: https://www.instagram.com/lentera_id

13.  SAFEnet
(Konsultasi Digital Security)
Website: safenet.or.id
Email: info@safenet.or.id
Hotline: 08119223375
Instagram: https://www.instagram.com/safenetvoice

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengakses Layanan Kesehatan Reproduksi

. Banyak hal dapat terjadi ketika terjebak dalam hubungan nggak sehat, dan salah satunya adalah kekerasan seksual. Dalam CATAHU 2018 milik Komnas Perempuan, seperti tahun 2017, kekerasan yang terjadi di ranah personal mencatat kasus paling tinggi. Ranah personal berarti pelaku adalah orang yang memiliki hubungan darah (contoh: ayah, kakak, paman), kekerabatan, perkawinan (suami), maupun relasi intim (pernikahan, pacaran) dengan korban. Di ranah ini, dua persentase tertinggi adalah kekerasan fisik 41% (3.982 kasus), diikuti kekerasan seksual 31% (2.979 kasus). Hal yang lebih memprihatinkan, pelaku kekerasan seksual tertinggi di ranah personal adalah pacar, sebanyak 1.528 orang. Angka ini jelas sangat besar jika dibandingkan pelaku yang menempati posisi kedua, yaitu ayah kandung, sebanyak 425 orang. Kekerasan seksual nggak hanya berupa pemerkosaan, namun bisa terjadi dalam berbagai bentuk. Seperti disebutkan oleh Young Adult Abuse Prevention Program (YAAPP), di antaranya a

Welcome to HelpNona!

Apa Itu Kekerasan oleh Pasangan? Bentuk Kekerasan oleh Pasangan 1. Kekerasan Fisik 2. Kekerasan Psikis 3. Kekerasan Ekonomi 4. Kekerasan Seksual Kekerasan Juga Bisa Terjadi di Ranah Online, Lho! Tahu Apa Itu Revenge Porn? Berikut Adalah Penyebab Seseorang Melakukan Kekerasan Sementara Berikut Ini Adalah Dampak Kekerasan oleh Pasangan Secara Fisik dan Psikis Mengakses Support Group Ini Adalah Tips Bagimu untuk Memilih Support System Langkah untuk Mendokumentasikan Kasus Kekerasan Sementara Berikut Adalah Cara Mengakses Layanan Hukum Mengakses Layanan Psikologi Mengakses Layanan Konseling Online Berikut Adalah Safety Plan yang Dapat Kamu Pelajari Saat dalam Keadaan Terancam Bila Orang Terdekat adalah Pelaku Kekerasan oleh Pasangan Terakhir, tanamkan dalam diri bahwa #CINTABUKANLUKA

Apa Itu Relasi Sehat ?

Kira-kira apakah  hubungan  yang sehat itu? HelpNona mendapat kesempatan untuk berdiskusi tentang relasi sehat dengan CeweQuat, sebuah women’s mentorship & network program through community. Usut punya usut, ternyata relasi sehat diartikan sebagai hubungan yang menghormati privacy dan kebutuhan berkembangnya individu masing-masing. Lebih lanjut menurut CeweQuat, privasi itu tidak hanya sekedar area intim pasangan, tetapi juga hal-hal yang seharusnya tetap menjadi privasi seseorang, seperti password email, pin ATM, password social media, dan bahkan kebutuhan bersosialisasi masing-masing pihak, serta keinginan pasangan untuk maju dan berkembang. Bicara lebih lanjut mengenai healthy relationship, CeweQuat juga percaya bahwa hubungan yang sehat akan membawa kedua belah pihaknya hidup progresif dan bisa bersikap suportif. Kalau sudah begitu, untuk menjalin hubungan  yang sehat, kita harus punya kualitas dalam diri yang seperti ini nih: ​ Mengenal diri Menghargai k